Jepara, Metro8.News – Warga Desa Clering, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Kaligede pada Kamis (9/7/2026) malam. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi sekaligus memastikan penyebab kematian dan ada tidaknya unsur tindak pidana.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.36 WIB di Dukuh Bumiharjo, RT 03 RW 06, Desa Clering. Penemuan itu langsung mengundang perhatian warga yang berdatangan ke lokasi sebelum akhirnya petugas kepolisian melakukan proses evakuasi.
Baca Juga: 4 Ranperda Resmi Diparipurnakan DPRD Jepara, Agus Sutisna: Semua Harus Berpihak pada Masyarakat
Berawal dari Warga yang Mencari Ikan
Informasi yang dihimpun Metro8.news menyebutkan, jasad bayi pertama kali ditemukan oleh Kuswandi, warga Desa Jugo, saat mencari ikan di Sungai Kaligede.
Ketika berada di sisi utara jembatan, ia melihat sesosok bayi mengapung di aliran sungai. Temuan tersebut kemudian diberitahukan kepada Suyono, warga Desa Clering.
Keduanya bersama sejumlah warga mendatangi lokasi untuk memastikan temuan itu. Setelah dipastikan merupakan jasad bayi, mereka segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan Polsek Donorojo.
Baca Juga: Siswa SLB Jepara Unjuk Bakat di Polres, Lukisannya Melaju ke Mabes Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
Tak lama kemudian, personel Polsek Donorojo bersama tenaga medis dari Puskesmas Donorojo tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad bayi.
Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Andika, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” ujarnya saat dikonfirmasi singkat.”
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa selembar plastik berwarna putih serta bungkus alcohol swab yang ditemukan di dekat tubuh bayi.
Barang bukti tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan guna mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Baca Juga: Breaking! Dua Nelayan Jepara Hilang di Perairan Bondo, BPBD: Pencarian Masih Berlangsung
Bayi Masih Memiliki Ari-ari dan Tali Pusar
Hasil pemeriksaan awal tim medis Puskesmas Donorojo menunjukkan bayi berjenis kelamin laki-laki.
Saat ditemukan, bayi masih memiliki ari-ari, plasenta, dan tali pusar yang masih lengkap. Tim medis juga menemukan tanda sianosis pada bagian ekstremitas atas dan bawah serta mekonium yang menempel di beberapa bagian tubuh bayi.
Setelah dilakukan pemeriksaan, bayi dipastikan telah meninggal dunia.
Polisi Dalami Dugaan Tindak Pidana
Saat ini Satreskrim Polres Jepara masih mengumpulkan keterangan para saksi serta melakukan pendalaman terhadap seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi.
Penyidik juga berupaya mengungkap identitas orang tua bayi dan memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam kasus tersebut.
Baca Juga: Rumah Warga Nalumsari Jepara Hangus Dilalap Api, Berawal dari Tungku Kayu Kerugian Capai Rp200 Juta
Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor ke Polres Jepara atau Polsek Donorojo untuk membantu proses penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum mengingat dugaan pembuangan bayi merupakan tindak pidana yang dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila terbukti memenuhi unsur pidana.
M8/UCP

















