Jepara, Metro8.News – Kasus dugaan penipuan berkedok lowongan kerja (loker) yang viral di media sosial akhirnya mendapat respons dari pihak kepolisian. Seorang remaja lulusan baru (fresh graduate) asal Desa Menganti, Kecamatan Kedung, Jepara, dikabarkan kehilangan sepeda motor usai tertipu pelaku yang mengaku “orang dalam”, Selasa malam (16/6/2026).
Peristiwa yang terjadi di wilayah Pecangaan itu ramai diperbincangkan publik setelah beredar di TikTok, memicu kekhawatiran maraknya modus penipuan yang menyasar pencari kerja.
Baca Juga: Sentuh Hati Warga, Polres Jepara Bersihkan Masjid Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Kasi Humas Polres Jepara: Belum Ada Laporan Resmi
Dikonfirmasi jurnalis Metro8.news pada Rabu malam (17/6/2026), Kasi Humas AKP Dwi Prayitna menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari korban.
“Belum ada aduan, baik di Polres maupun Polsek,” ujarnya.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap memberikan perhatian terhadap informasi yang beredar dan mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika mengalami kejadian serupa.
Baca Juga: Mahfud MD Soroti Dugaan Korupsi MBG: Tak Masuk Akal Jika Berlangsung Lama Tanpa Jejak
“Kalau memang benar terjadi tindak penipuan, silakan segera dilaporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui Call Center 110,” tegasnya.
Modus Licik, Pelaku Beraksi dengan Skenario Meyakinkan
Berdasarkan informasi yang beredar, kejadian bermula saat korban mendatangi sebuah kedai minuman “Vino Jus” di sekitar SPBU Pecangaan untuk melamar pekerjaan.
Namun di lokasi, korban justru dihampiri pria tak dikenal yang mengaku sebagai kenalan dekat pemilik usaha. Pelaku kemudian melakukan aksi seolah-olah menelepon “bos” dan menawarkan korban bisa langsung diterima kerja tanpa proses rumit.
Baca Juga: Lupa Matikan Api, Kandang di Kudus Ludes: 23 Kambing Tak Terselamatkan
Untuk meyakinkan korban, pelaku mengaku diminta menjemput sang bos yang tidak memiliki kendaraan. Ia lalu meminjam sepeda motor korban dengan alasan agar lebih cepat.
Tanpa curiga, korban menyerahkan kunci motor. Namun pelaku justru membawa kabur kendaraan tersebut dan tidak pernah kembali.
Saat dikonfirmasi ke pihak kedai, diketahui bahwa mereka tidak mengenal pelaku dan tidak pernah meminta siapa pun menjemput “bos”.
Baca Juga: Aksi Heroik Jukir Lansia Gagalkan Pencurian Rp 3,6 Miliar di Brebes, Pelaku Kocar-Kacir!
Alarm Bahaya bagi Pencari Kerja
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat Jepara, khususnya para fresh graduate yang tengah mencari pekerjaan.
Modus penipuan kini semakin canggih dengan memanfaatkan kondisi psikologis korban yang sedang membutuhkan pekerjaan.
Pihak kepolisian mengingatkan beberapa hal penting:
- Jangan mudah percaya pada orang yang mengaku sebagai “orang dalam”
- Proses rekrutmen resmi tidak pernah meminta pinjaman kendaraan atau barang pribadi
- Selalu lakukan verifikasi langsung ke pihak perusahaan
- Hindari keputusan tergesa-gesa di lokasi yang belum jelas
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan saling mengingatkan agar tidak menjadi korban berikutnya. Polisi juga berharap korban segera melapor agar kasus ini dapat ditindaklanjuti secara hukum.
M8/UCP

















