Pati, Metro8.News – Dugaan keracunan setelah konsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian. Kali ini, sebanyak 28 murid dari 10 lembaga pendidikan di Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, dilaporkan mengalami keluhan mual dan muntah.
Kasus yang dilaporkan pada Kamis (15/10/2026) tersebut masih dalam penyelidikan. Petugas kesehatan telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah anak yang mengalami gejala, sekaligus mengambil sampel makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cluwak untuk mengetahui kemungkinan penyebab kejadian.
Selain 28 murid, laporan sementara juga menyebut seorang ibu menyusui dan seorang balita mengalami keluhan serupa.
Keluhan Muncul Sejak Malam Hari
Kepala Puskesmas Cluwak, Sunarto, mengatakan pihaknya menerima laporan dugaan keracunan sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung melakukan penanganan terhadap anak-anak yang mengalami keluhan.
Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak sekolah, gejala mulai dirasakan pada Kamis malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Keluhan yang dilaporkan meliputi mual dan muntah. Sejumlah anak kemudian mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Sunarto menjelaskan, beberapa pasien yang datang ke Puskesmas Cluwak mengalami gejala ringan. Setelah mendapatkan pengobatan, mereka diperbolehkan pulang.
“Ini baru sebatas dugaan. Pihaknya mendapat laporan, kemudian turun dan melakukan penanganan,” kata Sunarto, sebagaimana dikutip dari laporan yang diterbitkan Kamis (15/10/2026). Hingga kini, belum ada kepastian bahwa keluhan tersebut disebabkan oleh menu MBG yang dikonsumsi para murid.
Sampel Makanan dari SPPG Cluwak Diperiksa
Untuk menelusuri kemungkinan penyebab kejadian, petugas telah mengambil sampel dari SPPG Cluwak yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut.
Sampel kemudian diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu memastikan apakah terdapat kaitan antara makanan yang dikonsumsi dengan keluhan kesehatan yang dialami para murid.
“Kami melaksanakan pengambilan sampel di SPPG. Kemudian menyerahkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Pati. Untuk hasil dan laporan secara detail, nanti menunggu informasi dari atasan kami,” jelas Sunarto.
Dengan demikian, dugaan keracunan dalam kejadian ini masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan medis dan pengujian sampel makanan.
10 Lembaga Pendidikan Terdampak
Berdasarkan laporan sementara, murid yang mengalami keluhan berasal dari 10 lembaga pendidikan di Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak.
Berikut daftar lembaga pendidikan yang disebut dalam laporan:
POS PAUD Sirahan.
SDN Sirahan 01.
SDN Sirahan 02.
MTs Darul Falah.
MA Darul Falah.
SMP Pancasila.
MA Anajah Sirahan.
TK PGRI Sirahan.
TK Kartini Sirahan.
RA Masyithoh Sirahan.
Selain pasien yang mendapatkan penanganan di Puskesmas Cluwak, satu orang dilaporkan menjalani perawatan di Rumah Sakit Kelet, Kabupaten Jepara.
Namun, pasien tersebut diketahui memiliki riwayat penyakit maag. Karena itu, penyebab keluhan yang dialaminya belum dapat dipastikan berkaitan dengan dugaan keracunan tersebut.
Penyebab Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan
Dugaan keracunan yang melibatkan puluhan murid ini menjadi perhatian karena menyangkut keamanan makanan yang dikonsumsi anak-anak dalam lingkungan pendidikan.
Meski demikian, penetapan penyebab kejadian harus menunggu hasil pemeriksaan sampel dan evaluasi medis. Belum ada kesimpulan resmi yang memastikan bahwa menu MBG menjadi penyebab munculnya gejala tersebut.
Hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan Kabupaten Pati akan menjadi salah satu bagian penting untuk mengungkap penyebab kejadian, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang memicu keluhan kesehatan.
M8/PTN

















