Kudus, Metro8.News – Warga Dukuh Badongan, Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Jumat (8/5/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Yuskan (57), seorang tukang batu yang sehari-hari bekerja di wilayah Kudus. Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan warga karena korban sudah dua hari tidak terlihat beraktivitas maupun keluar rumah seperti biasanya.
Menurut informasi di lokasi, terakhir kali korban masih terlihat bekerja pada Rabu malam (6/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Namun sejak Kamis hingga Jumat pagi, rumah korban terlihat sepi tanpa aktivitas.
Baca Juga: Pulang Sekolah Berujung Maut! Siswa SMKN 2 Kudus Dibacok Brutal di Jalan Dawe, CCTV Beredar
Kecurigaan warga semakin kuat saat seorang warga bernama Sulastri mendatangi rumah korban sekitar pukul 07.30 WIB untuk memastikan kondisinya. Meski pintu diketuk berkali-kali, tidak ada jawaban dari dalam rumah.
Warga lain, Wildan Mustofa, kemudian ikut melakukan pengecekan. Karena korban tetap tidak merespons, keduanya akhirnya menghubungi Kepala Dusun Badongan, Mas’udi, untuk membuka rumah korban bersama-sama.
Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi terlentang di lantai rumah dan diduga sudah meninggal dunia sejak satu hingga dua hari sebelumnya.
Peristiwa itu langsung dilaporkan ke aparat kepolisian dan BPBD Kudus. Tak lama berselang, tim gabungan dari Polsek Jati, Koramil Jati, Samapta Polres Kudus, Inafis Polres Kudus, Puskesmas Ngembalkulon, hingga Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kudus datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Baca Juga: Mengejutkan! Menu MBG untuk Anak KB di Wonogiri Ditemukan Puntung Rokok, Publik Heboh
Kepala Pelaksana BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, mengatakan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar satu sampai dua hari sebelum ditemukan,” ujarnya.
Baca Juga: Tak Penuhi Panggilan Polisi, Tersangka Pencabulan di Jepara Resmi Jadi DPO Buronan
Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Loekmono Hadi Kudus guna penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini sontak menjadi perhatian warga sekitar. Banyak tetangga mengaku tidak menyangka korban meninggal seorang diri di dalam rumah tanpa diketahui selama dua hari.
M8/HMS

















