Kudus, Metro8.News – Warga Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus digegerkan dengan temuan paket misterius di teras rumah dinas seorang pendeta, Rabu pagi (20/5/2026).
Paket berbentuk kardus itu ditemukan tanpa identitas pengirim maupun penerima, sehingga langsung memicu kekhawatiran.
Pendeta GITJ Maranata Ploso, Danang Tutut, mengatakan paket tersebut pertama kali diketahui saat anaknya hendak berangkat sekolah.
Baca Juga: Bongkar Pabrik Cukai Palsu! 19 Orang Diciduk di Jepara–Semarang, Negara Nyaris Rugi Rp38,7 M
“Anak saya melihat ada paket, tapi setelah dicek tidak ada nama pengirim ataupun penerima,” ungkapnya.
Merasa janggal, Danang kemudian memeriksa rekaman CCTV. Dalam rekaman terlihat seorang pria datang sekitar pukul 09.00 WIB dengan mengenakan helm, masker, dan sarung tangan.
Gerak-geriknya dinilai mencurigakan dan tidak dikenali sebagai jemaat gereja setempat.
Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, terutama karena lokasi berada di area rumah dinas yang masih satu kompleks dengan gereja, laporan pun langsung disampaikan ke pihak kepolisian.
Baca Juga: Harkitnas 2026: Nur Said Soroti Kebangkitan Kesadaran Hukum, Warga Diminta Tak Takut Cari Keadilan
Gegana Turun Tangan
Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polres Kudus langsung menerjunkan Tim Gegana Brimob untuk melakukan pemeriksaan terhadap paket mencurigakan itu.
Proses pemeriksaan dilakukan dengan prosedur standar pengamanan benda berpotensi berbahaya.
Namun hasilnya di luar dugaan.
Kabagops Polres Kudus, Kompol Eko Pujiono, memastikan bahwa isi paket tersebut bukan bahan berbahaya.
“Setelah diperiksa, isi kardus tersebut ternyata hanya berisi sayuran,” jelasnya.
Pengirim Masih Misterius
Meski dipastikan aman, polisi belum menghentikan penyelidikan. Identitas pengirim paket misterius tersebut hingga kini masih belum diketahui.
Petugas masih mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap siapa pelaku di balik pengiriman paket tersebut.
Kasus ini pun sempat membuat warga sekitar resah sebelum akhirnya diketahui bahwa isi paket tidak berbahaya.
M8/KMP

















