Jepara, Metro8.News – Aksi pencurian di sejumlah minimarket di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mulai terungkap. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jepara berhasil mengamankan seorang perempuan yang diduga merupakan bagian dari komplotan pencuri spesialis minimarket.
Pelaku diamankan setelah aksinya bersama sejumlah rekannya kepergok saat beraksi di sebuah minimarket di Kecamatan Welahan, Jepara.
Kasus tersebut terungkap setelah sebelumnya rekaman CCTV aksi pencurian di Toko Bunda Bun, Desa Teluk Wetan, Kecamatan Welahan, viral di media sosial pada 5 Agustus 2026.
Baca Juga: Pabrik Wood Pelet di Jepara Mendadak Terbakar! Api Diduga dari Mesin Conveyor, Kerugian Ratusan Juta
Dalam rekaman tersebut, sejumlah perempuan terlihat diduga mengambil barang dari dalam minimarket. Viral-nya rekaman itu kemudian menjadi perhatian polisi.
Satreskrim Polres Jepara langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan dugaan keterkaitan antara pelaku dalam rekaman CCTV tersebut dengan aksi pencurian berikutnya.
Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Andika Oktavian Saputra, mengungkapkan, satu orang pelaku telah berhasil diamankan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Pendopo, Jepara Kini Punya Pojok Pelangi Kartini untuk Anak dan Keluarga
Andika menjelaskan, aksi berikutnya terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026, sekitar pukul 10.30 WIB di Toko Adi Jaya Welahan. Minimarket tersebut diketahui masih satu jaringan dengan Toko Bunda Bun.
“Satu pelaku berhasil diamankan. Sedangkan pelaku lain berhasil kabur menggunakan mobil,” terang AKP Andika saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news, Selasa (11/8/2026).
Beraksi Berkelompok, Barang Disembunyikan di Balik Baju
Menurut Andika, saat berada di dalam toko, salah seorang pelaku laki-laki mengambil barang dari rak etalase.
Barang tersebut kemudian diserahkan kepada pelaku lainnya yang merupakan seorang perempuan.
Pelaku perempuan itu diduga memasukkan barang curian ke bagian depan bajunya.
Sementara seorang perempuan lainnya diduga bertugas mengawasi situasi di dalam minimarket.
Setelah aksi tersebut selesai, para pelaku keluar toko secara bergantian.
Mereka kemudian menuju sebuah mobil yang telah menunggu sekitar 50 meter dari lokasi minimarket.
Namun, aksi tersebut diketahui oleh seorang saksi yang melihat wajah salah satu pelaku.
Saksi menduga wajah pelaku tersebut identik dengan orang yang sebelumnya terekam dalam CCTV aksi pencurian di Toko Bunda Bun yang viral di media sosial.
Karyawan dan saksi kemudian berusaha mengejar para pelaku sebelum mereka masuk ke mobil.
Saat terjadi pengejaran, salah satu pelaku diduga menjatuhkan barang yang sebelumnya diambil dari dalam toko.
Lima botol minyak wangi akhirnya ditemukan dan diamankan.
Pelaku perempuan tersebut kemudian berhasil dibekuk dan diserahkan kepada pihak kepolisian.
Baca Juga: Jambret Beraksi Pukul 06.00 WIB di Depan MTs Nurul Islam Kriyan Jepara, Aksinya Terekam CCTV
Pelaku Ternyata Warga Jakarta Pusat
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi mengidentifikasi pelaku yang diamankan berinisial SR (52).
Perempuan tersebut diketahui merupakan ibu rumah tangga yang beralamat di Jakarta Pusat.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa lima botol minyak wangi merek AXL 150 dan satu unit telepon seluler.
Dari pemeriksaan terhadap tersangka, polisi juga mendapatkan informasi mengenai dugaan perjalanan komplotan tersebut sebelum sampai ke Jepara.
Andika menyebut, tersangka mengaku berangkat dari sebuah kos-kosan di Semarang yang disebut sebagai tempat kos pelaku laki-laki.
Dari Semarang, mereka kemudian menuju Jepara menggunakan taksi online.
Diduga Bukan Aksi Pertama
Polisi menduga aksi di Toko Adi Jaya bukan merupakan satu-satunya aksi komplotan tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka juga mengakui pernah melakukan pencurian di Toko Bunda Bun, Desa Teluk Wetan, Kecamatan Welahan.
Aksi di toko tersebut sebelumnya viral setelah rekaman CCTV tersebar di media sosial.
“Pelaku sebelumnya juga melakukan pencurian di Toko Bunda Bun Desa Teluk Wetan, Welahan yang viral di media sosial,” ungkap Andika.
Kepada penyidik, tersangka mengaku baru dua kali melakukan aksi pencurian di wilayah Jepara.
Namun, polisi belum berhenti melakukan pendalaman.
Penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya lokasi lain yang pernah menjadi sasaran komplotan tersebut, termasuk mencari keberadaan pelaku lain yang berhasil melarikan diri menggunakan mobil.
Baca Juga: Heboh! Jalur Sungai Diduga Diuruk untuk Perluasan Pabrik PT Urecel di Jepara, Kawali Turun Tangan
Polisi Masih Kejar Pelaku Lain
Andika menegaskan, proses penyelidikan dan penyidikan masih berlangsung.
Sementara tersangka SR kini telah ditahan di Rumah Tahanan Polres Jepara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Motifnya karena kondisi ekonomi. Sekarang tersangka di rutan Polres Jepara. Penyelidikan dan penyidikan masih terus kami lanjutkan,” pungkas AKP Andika.
Polisi masih mendalami peran masing-masing anggota komplotan serta kemungkinan adanya aksi pencurian lainnya di wilayah Jepara.
M8/UCP

















