Jepara, Metro8.News – Masyarakat didorong untuk tidak selalu melihat peluang ekonomi dari sesuatu yang besar. Justru, berbagai potensi yang sudah tersedia di lingkungan sekitar dapat menjadi modal untuk menciptakan kegiatan produktif apabila diolah secara kreatif.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Drs. H. Junarso, saat menghadiri kegiatan program pengolahan pangan yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara di Balai Desa Watuaji, Jepara, Selasa (11/8/2026).
Junarso yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara menekankan pentingnya membangun kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi yang sudah ada.
Menurutnya, masyarakat perlu diberikan motivasi agar mampu melihat sesuatu yang ada di sekeliling mereka bukan sekadar sebagai bahan biasa, tetapi dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai tambah.
“Yang penting masyarakat harus kreatif memanfaatkan apa yang ada. Potensi yang ada di sekitar kita jangan sampai dibiarkan begitu saja,” ungkap Junarso dalam kegiatan tersebut.
Kreativitas Bisa Jadi Jalan Membuka Peluang Ekonomi
Program pengolahan pangan tersebut merupakan salah satu kegiatan yang diinisiasi Junarso sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan itu, warga mendapatkan pelatihan dan pengetahuan mengenai pengolahan pangan yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dikembangkan menjadi peluang usaha.
Bagi masyarakat desa, pengolahan pangan memiliki potensi yang cukup besar karena bahan baku dapat berasal dari lingkungan sekitar.
Ketika bahan tersebut mendapatkan sentuhan kreativitas, keterampilan, serta pengolahan yang tepat, nilai ekonominya pun dapat meningkat.
Karena itu, menurut Junarso, pemberdayaan masyarakat seharusnya tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga bagaimana membangun kemampuan warga agar mampu berdiri dan berkembang secara mandiri.
Dari Balai Desa Watuaji, Dorongan untuk Berani Memulai
Kegiatan di Balai Desa Watuaji tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan sekaligus motivasi.
Junarso mendorong agar pelatihan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan benar-benar dipraktikkan dan dikembangkan oleh masyarakat.
Sebab, sebuah program pemberdayaan akan memiliki dampak lebih besar apabila masyarakat mampu meneruskan apa yang telah dipelajari setelah kegiatan selesai.
“Jangan hanya melihat apa yang sudah ada sebagai sesuatu yang biasa. Kalau kita kreatif, sesuatu yang sederhana bisa memiliki nilai ekonomi,” pesan Junarso.
Potensi Lokal Jangan Hanya Jadi Potensi
Pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal menjadi penting karena setiap desa memiliki karakter dan sumber daya yang berbeda.
Ada bahan pangan, keterampilan warga, hingga berbagai potensi lain yang bisa dikembangkan menjadi produk bernilai jual.
Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut tidak berhenti sebagai potensi, tetapi benar-benar diolah menjadi sesuatu yang produktif.
Melalui program pengolahan pangan yang digelar DKPP Kabupaten Jepara dan diinisiasi Junarso tersebut, masyarakat Watuaji diharapkan semakin percaya diri untuk mengembangkan kemampuan serta menciptakan peluang ekonomi dari apa yang tersedia di sekitar mereka.
Dari Watuaji, pesannya sederhana: tidak harus menunggu sesuatu yang besar untuk memulai. Kreativitas justru bisa tumbuh dari apa yang sudah ada di depan mata.
M8/UCP

















