Jepara, Metro8.News – Wakil Ketua DPRD Jepara, Drs. H. Junarso, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas penunjukan Kabupaten Jepara sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) oleh pemerintah pusat.
Junarso yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara menilai, kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada Jepara merupakan momentum besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Hal tersebut disampaikan Junarso kepada jurnalis Metro8.news, Selasa (7/7/2026), menanggapi kabar Jepara yang ditetapkan sebagai salah satu dari 25 lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi di Indonesia.
“Atas nama pribadi maupun sebagai Wakil Ketua DPRD Jepara, saya mengapresiasi dan menyambut baik penunjukan Kabupaten Jepara sebagai lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi. Ini merupakan kebanggaan sekaligus peluang besar bagi daerah kita,” ujar Junarso.
Menurutnya, keberadaan SNT akan membuka kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri Jepara yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik agar mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa harus keluar daerah.
Ia juga mengapresiasi kebijakan pemerintah yang tidak membatasi peserta didik berdasarkan latar belakang ekonomi keluarga.
“Yang terpenting adalah prestasi dan potensi yang dimiliki siswa. Ini menunjukkan negara benar-benar hadir memberikan kesempatan yang sama bagi anak-anak Indonesia untuk berkembang,” katanya.
Junarso berharap pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Jepara dapat berjalan sesuai rencana sehingga kegiatan belajar mengajar dapat segera berlangsung dengan fasilitas yang representatif.
Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut bukan hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Jepara, tetapi juga akan menjadi pusat pendidikan unggulan bagi wilayah eks Karesidenan Pati, termasuk Kabupaten Pati, Kudus, dan Demak.
Baca Juga: Momentum Harkitnas 2026, Junarso Tegaskan: Ekonomi Rakyat Harus Bangkit, UMKM Jadi Andalan
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program strategis pemerintah tersebut agar mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Ini harus kita dukung bersama. Semoga Sekolah Nasional Terintegrasi di Jepara menjadi pusat lahirnya generasi emas yang nantinya mampu membawa nama baik Jepara dan Indonesia,” tegasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Jepara mengumumkan bahwa daerahnya ditunjuk sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi. Rekrutmen peserta didik dibuka sepanjang Juli 2026 dan kegiatan belajar mengajar dijadwalkan dimulai pada Agustus 2026.
Pada tahap awal, SNT Jepara membuka dua rombongan belajar jenjang SMP dan dua rombongan belajar jenjang SMA dengan kapasitas masing-masing 20 siswa. Untuk sementara, proses pembelajaran akan berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan sebelum gedung permanen dibangun di kawasan Pakisaji yang berdampingan dengan Sekolah Rakyat.
Dengan hadirnya Sekolah Nasional Terintegrasi, Jepara diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pendidikan unggulan di Jawa Tengah sekaligus menjadi daerah yang mampu mencetak generasi berprestasi untuk masa depan Indonesia.
M8/UCP

















