Jepara, Metro8.News – Gelaran Kontes Sepeda Ontel Sedekah Bumi Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara Tahun 2026. Sukses menjadi magnet baru dalam rangkaian Pengkol Culture Festival #3. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pasar Pengkol, Kecamatan Jepara, Minggu (14/6/2026), tidak hanya menghadirkan persaingan kreatif antar peserta, tetapi juga membawa dampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
Kontes yang mempertandingkan empat kategori, yakni Kelas Besi, Kelas Alloy, Kelas Alloy FFA, dan Juara Terfavorit, diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah. Selain peserta lokal Jepara, sejumlah komunitas sepeda turut hadir dari Kudus, Pati, Demak, Semarang, hingga Purwodadi.
Ketua Panitia Kontes Sepeda Ontel, Sofyan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan bukan sekadar sebagai ajang kompetisi, melainkan sarana untuk mengembangkan kreativitas generasi muda sekaligus menghidupkan ekosistem ekonomi masyarakat.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mengangkat kreativitas anak-anak dan generasi muda Jepara. Melalui kontes seperti ini, mereka memiliki ruang untuk berkarya, berinovasi, dan menunjukkan hasil kreativitasnya kepada masyarakat luas,” ujar Sofyan.
Menurutnya, efek berantai dari penyelenggaraan kontes juga dirasakan oleh pelaku usaha lokal. Meningkatnya aktivitas modifikasi dan perawatan sepeda berdampak pada ramainya sektor pertokoan, bengkel, hingga usaha pendukung lainnya.
“Kegiatan seperti ini ikut menggerakkan roda ekonomi. Bengkel, toko aksesoris, pelaku usaha kecil, hingga pedagang di sekitar lokasi turut merasakan manfaatnya,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi. Hingga pelaksanaan kegiatan, jumlah peserta yang terdaftar mendekati 80 peserta, dengan sebagian pendaftaran dilakukan langsung di lokasi. Menariknya, sejumlah sepeda yang tampil dalam kontes telah memenuhi standar nasional dan memiliki nilai modifikasi yang sangat tinggi, bahkan ada yang ditaksir mencapai Rp40 juta.
Fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap kontes sepeda ontel dinilai menjadi indikator tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis komunitas. Selain menjadi wadah ekspresi, kegiatan tersebut juga membuka peluang pengembangan wisata event yang mampu menarik kunjungan dari luar daerah.
Sofyan mengungkapkan, keberhasilan penyelenggaraan tahun ini menjadi modal penting untuk meningkatkan skala kegiatan pada masa mendatang.
“Kami melihat potensi yang sangat besar. Ke depan, kami menargetkan kontes ini dapat berkembang menjadi event tingkat nasional sehingga mampu membawa nama Jepara lebih dikenal di kalangan komunitas sepeda Indonesia,” katanya.
Sementara itu, salah satu peserta asal Balong, Ivan, mengaku senang dapat mengikuti ajang tersebut bersama rekan-rekannya. Selain menambah pengalaman, ia menilai kontes seperti ini menjadi ruang pertemuan antarkomunitas sekaligus sarana belajar mengenai perkembangan dunia modifikasi sepeda.
Baca Juga: Tragis! Linmas Jepara Dikeroyok Saat Amankan Hajatan, Diserang Gelas Kaca hingga Bersimbah Darah
“Kami senang bisa ikut berpartisipasi. Selain menambah pengalaman, kami juga bisa bertemu teman-teman dari berbagai daerah. Kalau ada event seperti ini lagi, kami pasti ikut,” ujarnya.

Penyelenggaraan Kontes Sepeda Ontel Sedekah Bumi Pengkol 2026 membuktikan bahwa kegiatan budaya masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pengembangan kreativitas generasi muda, serta promosi pariwisata daerah.
Di tengah semangat pelestarian budaya yang diusung Pengkol Culture Festival #3, kontes sepeda ontel tampil sebagai simbol bahwa kreativitas komunitas dapat menjadi kekuatan baru dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperluas daya tarik Kabupaten Jepara di tingkat regional maupun nasional.
M8/UCP PTRS

















