Pati, Metro8.News – Insiden mengejutkan terjadi di Desa Sondoluhur, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Rabu (3/6/2026) siang. Sebuah mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba “mengamuk” dan menghantam rumah warga hingga jebol.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB itu sontak menggegerkan warga. Mobil berwarna putih milik SPPG Sondoluhur 03 tersebut bahkan menerjang tembok rumah joglo hingga menembus bagian ruang tengah.
Berdasarkan video yang beredar luas di media sosial, kondisi mobil tampak ringsek parah di bagian depan. Kaca pecah, bodi penyok, sementara isi rumah berantakan akibat terjangan kendaraan tersebut.
Baca Juga: Fakta Mengerikan! Axsyal Rendy Saputra Ditemukan Tewas di Sawah Jepara, Ini Penjelasan Forensik
Diduga Gara-Gara Pedal Gas Nyantol
Ketua RT 14 Desa Sondoluhur, Sugiarto, mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula saat sopir hendak memarkirkan mobil usai mengantarkan menu MBG.
Namun nahas, pedal gas diduga bermasalah hingga tidak bisa dikendalikan.
“Awalnya mau parkir, tapi gasnya seperti nyantol atau kesendat. Mobil langsung bablas dan menabrak rumah,” jelasnya.
Baca Juga: Fantastis! Kejagung Ungkap Yayasan Terafiliasi Dadan Hindayana di Program MBG Raup Miliaran per Hari
Mobil tersebut diketahui menabrak rumah milik warga bernama Saliman.
Tak Ada Korban Jiwa, Kerugian Capai Jutaan Rupiah
Beruntung, saat kejadian rumah dalam kondisi kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Sopir hanya mengalami luka ringan.
Meski begitu, kerusakan rumah cukup parah. Tembok jebol, kusen rusak, serta perabot seperti lemari dan tempat tidur ikut hancur.
“Kerugian ditaksir sekitar Rp10 juta,” tambah Sugiarto.
Baca Juga: Masalah Limbah Disorot! BGN Setop 9 Dapur MBG di Jepara, Ribuan Siswa Terdampak
Sementara itu, kendaraan operasional MBG tersebut dipastikan tidak bisa digunakan untuk sementara waktu karena mengalami kerusakan serius.
Distribusi MBG Tetap Jalan, Armada Dipinjam
Meski armada rusak, distribusi program MBG di wilayah Pati dipastikan tetap berjalan. Pihak SPPG berencana meminjam kendaraan dari unit lain.
“Rencananya pinjam mobil dari SPPG terdekat karena ada yang sedang tidak dipakai,” ujarnya.
Insiden ini menjadi perhatian serius warga, terutama terkait kondisi kendaraan operasional yang digunakan dalam program pemerintah tersebut.
Warga berharap ada evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
M8/KMP

















