Jepara, Metro8.News – Menjelang pelaksanaan malam puncak Pengesahan Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jepara Tahun 2026, rangkaian kirab yang digelar pada Kamis malam (25/6/2026), berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya konvoi liar maupun arak-arakan yang berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban masyarakat, serta kelancaran arus lalu lintas.
Keberhasilan pengamanan tersebut menjadi bukti kuat bahwa sinergi antara aparat keamanan, pengurus organisasi, dan masyarakat mampu menciptakan kegiatan berskala besar yang berlangsung damai dan bermartabat.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Wakapolres Jepara, Kompol Faris Budiman, sejak titik pemberangkatan di wilayah Pecangaan hingga rombongan tiba di Padepokan PSHT Cabang Jepara di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan. Ratusan peserta kirab tampak mematuhi seluruh ketentuan yang telah disepakati bersama sehingga perjalanan berlangsung tertib tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya.
Baca Juga: Oven Pengeringan Kayu di Jepara Terbakar Akibat Suhu Tinggi, Begini Kronologinya
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen bersama melalui Deklarasi Damai antara Polres Jepara dan PSHT. Dalam kesepakatan itu, seluruh pihak menyatakan menolak konvoi liar dan arak-arakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, mendukung penegakan hukum, serta mengutamakan keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
Pengamanan juga melibatkan personel gabungan dari Polres Jepara, Kodim 0719/Jepara, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta tim pengamanan internal PSHT. Seluruh personel disiagakan di titik-titik strategis untuk mengawal jalannya kirab hingga seluruh peserta tiba dengan selamat di lokasi tujuan.
Kepada awak media Metro8.news, Wakapolres Jepara Kompol Faris Budiman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pemerkosaan Remaja Jepara Berakhir Damai, Pelapor Resmi Cabut Laporan
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel gabungan, pengamanan internal PSHT, serta masyarakat. Berkat komitmen dan kerja sama yang baik, kegiatan berskala besar ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan kamtibmas,” ujar Kompol Faris.
Sementara itu, kepada Metro8.news, Kasat Lantas Polres Jepara AKP Royke Noldy Darean, S.I.K., menjelaskan bahwa strategi pengamanan lalu lintas telah dipersiapkan secara matang dengan menempatkan personel secara stasioner maupun patroli mobile di sejumlah persimpangan dan jalur keluar masuk kegiatan.
“Seluruh tahapan pengamanan berjalan sesuai rencana. Situasi di lapangan terkendali penuh dan tidak ditemukan adanya pelanggaran maupun gangguan lalu lintas yang membahayakan,” tegas AKP Royke.
Selama kegiatan berlangsung, arus kendaraan di sejumlah ruas jalan utama Kabupaten Jepara tetap mengalir lancar. Masyarakat tetap dapat beraktivitas tanpa hambatan berarti, sementara peserta kirab mengikuti seluruh arahan petugas dengan tertib hingga kegiatan berakhir.
Keberhasilan kirab tanpa konvoi liar ini menjadi contoh bahwa pendekatan humanis, komunikasi yang intensif, serta kedisiplinan seluruh peserta mampu menghadirkan kegiatan organisasi yang aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.
Baca Juga: Innalillahi, Tabrakan Maut di Rengging Pecangaan Jepara, Pemotor PCX Tewas Usai Hantam Truk Elf
Prosesi puncak Pengesahan Warga Baru PSHT Cabang Jepara dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam hingga Senin dini hari, 28 Juni 2026, di Padepokan PSHT Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan. Aparat kepolisian bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan pengamanan internal organisasi akan kembali bersiaga guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Dengan suksesnya pelaksanaan kirab ini, Jepara kembali menunjukkan bahwa kolaborasi antara aparat, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat mampu menjaga stabilitas keamanan daerah, sekaligus menjadi fondasi kuat menuju malam pengesahan yang damai dan penuh khidmat.
M8/PTRS

















