Bandar Lampung, Metro8.News — Peristiwa tragis terjadi di wilayah Labuhan Ratu, Bandar Lampung, saat seorang anggota kepolisian dari Ditintelkam Polda Lampung, Brigpol Arya Supena, tewas setelah ditembak pelaku begal ketika memergoki aksi pencurian sepeda motor di sebuah area pertokoan, Sabtu (9/5/2026) pagi.
Insiden berdarah ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di sekitar Toko Yussy Akmal, kawasan ZA Pagar Alam, Labuhan Ratu. Saat itu korban yang tengah melintas menggunakan sepeda motor diduga melihat langsung aksi pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan dua orang pelaku.
Baca Juga: Jepara Mencekam! Pria Diduga Mabuk Bacok Dua Warga dalam Satu Malam, Polisi Buru Pelaku
Pergoki Aksi Pencurian Motor
Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Brigpol Arya Supena awalnya mendapati dua pria mencurigakan sedang berusaha merusak kunci setang sepeda motor Honda Beat biru putih yang terparkir di area toko.
Motor tersebut diketahui berpelat BE 2826 NBM. Menyadari adanya aksi kejahatan, korban kemudian berupaya menegur para pelaku.
Namun situasi justru berubah mencekam. Salah satu pelaku diduga langsung mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah korban tanpa ragu.
“Saat korban menegur, pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan menembak korban,” ujar Yuni.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Penjual Es Degan di Mayong Jepara Bersimbah Darah, Diduga Jadi Korban Penusukan
Korban Sempat Kritis Sebelum Meninggal
Akibat tembakan tersebut, Brigpol Arya Supena langsung mengalami luka serius dan sempat dalam kondisi kritis. Warga sekitar yang mendengar suara tembakan segera memberikan pertolongan sebelum korban dievakuasi ke RS Bhayangkara RS Bhayangkara Polda Lampung.
Namun nyawa korban tidak tertolong. Pihak rumah sakit kemudian menyatakan Brigpol Arya Supena meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya.
Jenazah korban kemudian dibawa ke ruang forensik untuk proses autopsi lebih lanjut sebelum rencananya dimakamkan di Kota Metro, Lampung.
Baca Juga: Kebakaran Hebat Guncang Pakis Aji Jepara Jumat Malam, Kandang Sapi Hangus Dilalap Api
Suasana Haru di RS Bhayangkara
Suasana haru menyelimuti rumah sakit saat keluarga korban tiba untuk melihat jenazah. Istri korban, Jovita, tampak terpukul dan harus dibantu kursi roda oleh petugas medis karena syok berat setelah melihat kondisi suaminya.
Brigpol Arya Supena diketahui meninggalkan seorang istri dan dua orang anak yang masih kecil. Kepergian mendadak korban membuat keluarga dan rekan sejawat terpukul.
Polisi Buru Pelaku
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku penembakan. Sejumlah barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian, termasuk kunci T, satu unit sepeda motor yang diduga hendak dicuri, serta kendaraan milik korban.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku,” ungkap pihak kepolisian.
Lokasi kejadian kini telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim gabungan juga tengah mengumpulkan keterangan saksi serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Baca Juga: Pulang Sekolah Berujung Maut! Siswa SMKN 2 Kudus Dibacok Brutal di Jalan Dawe, CCTV Beredar
Situasi Keamanan Jadi Sorotan
Peristiwa ini kembali menyoroti maraknya aksi begal bersenjata di wilayah perkotaan Bandar Lampung. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama pada jam-jam rawan di pagi hari.
Kasus ini juga menambah daftar panjang tindak kekerasan bersenjata yang melibatkan pelaku kejahatan jalanan di Lampung, yang kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
Pihak Polda Lampung menegaskan akan terus memburu pelaku hingga tertangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Peristiwa tragis ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga institusi kepolisian dan masyarakat luas yang kembali diingatkan akan tingginya risiko kejahatan bersenjata di jalanan.
M8/KMP

















