Jakarta, Metro8.News – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan keinginannya untuk memiliki kendaraan kepresidenan khusus yang didesain berbeda dari mobil dinas pada umumnya. Ia meminta PT Pindad (Persero) merancang mobil berbahan kaca agar dirinya tetap bisa terlihat oleh masyarakat saat melakukan kunjungan kerja.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk pada Sabtu (17/5/2026). Ia mengaku sering merasa kelelahan karena harus berdiri melalui sunroof mobil untuk menyapa warga yang antusias di sepanjang jalan.
“Rakyat begitu banyak di pinggir jalan, masa Presiden di dalam kendaraan? Kan enggak lucu. Terpaksa aku berdiri,” ujar Prabowo.
Baca Juga: Ngantuk Berujung Petaka, Pemotor Scoopy Tabrak Pohon di Welahan Jepara, 2 Orang Luka Parah
Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat adalah hal penting, meski secara fisik cukup melelahkan. Apalagi, dirinya kini telah berusia 75 tahun namun tetap ingin hadir lebih dekat dengan rakyat.
Desain Khusus agar Tetap Terlihat
Prabowo pun menggagas ide kendaraan dengan desain transparan berbahan kaca. Ia membayangkan mobil tersebut memiliki kursi, namun secara visual tetap memperlihatkan dirinya seolah berdiri dan menyapa masyarakat.
“Coba didesain mobil khusus untuk Presiden, pakai kaca, ada kursi tapi kelihatan aku berdiri,” katanya.
Ia menyebut ide tersebut sebagai solusi agar tetap bisa menyapa masyarakat tanpa harus berdiri terus-menerus selama perjalanan.
Baca Juga: Babak Baru Kasus Sudewo, KPK Limpahkan Berkas ke JPU, Sidang Tipikor Semarang Menanti
Terharu Disambut Masyarakat
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengaku terharu dengan antusiasme masyarakat yang rela menunggu berjam-jam hanya untuk melihat dan berjabat tangan dengannya.
Ia bahkan sempat berseloroh tentang pengalaman berjabat tangan dengan warga, khususnya di Jawa Timur.
“Rakyat Jawa Timur tangannya keras-keras. Habis dua-tiga kali kunjungan, harus pakai minyak khusus,” ujarnya sambil bercanda.
Baca Juga: Tak Ada Ampun, Siraju Jepara Tertibkan Miras dan Bongkar Aktivitas Kos Meresahkan
Respons Publik Beragam
Wacana mobil khusus ini memunculkan beragam respons di masyarakat. Sebagian menilai langkah tersebut sebagai upaya mendekatkan diri dengan rakyat, sementara yang lain menyoroti potensi anggaran yang diperlukan.
Meski demikian, ide tersebut masih berupa usulan awal dan belum ada rincian teknis maupun realisasi dari pihak PT Pindad (Persero).
M8/KMP

















