Pati, Metro8.News – Tabir di balik kaburnya seorang calon pengantin wanita di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, akhirnya terungkap. Peristiwa yang sempat viral di media sosial pada Kamis (21/5/2026) ini dipastikan bukan penculikan, melainkan keputusan pribadi sang mempelai yang menolak pernikahan.
Fakta tersebut diungkap jajaran kepolisian setelah melakukan penyelidikan intensif selama dua hari. Calon pengantin perempuan bernama Naila Anik Setiawati ditemukan dalam kondisi aman di sebuah penginapan di Kabupaten Jepara pada Sabtu dini hari (23/5/2026).
Kronologi: Kabur Saat Semua Persiapan Matang
Peristiwa bermula saat keluarga besar tengah sibuk mempersiapkan akad nikah dan resepsi. Namun di tengah suasana haru menjelang hari bahagia, Naila justru menyusun rencana untuk meninggalkan rumah.
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widyatama, mengungkapkan bahwa aksi tersebut sudah direncanakan sejak dini hari. Naila bahkan meminta bantuan seorang rekan pria untuk menjemputnya.
“Pada tanggal 21 Mei 2026 seharusnya dilaksanakan akad. Namun karena mempelai perempuan tidak menghendaki, yang bersangkutan melarikan diri dengan bantuan rekan prianya,” jelas Kompol Dika, Sabtu (23/5/2026).
Ditemukan di Jepara, Bersama Rekan Pria
Kepanikan keluarga yang kehilangan calon pengantin membuat mereka segera melapor ke Polsek Tlogowungu. Tim gabungan dari Polresta Pati dan Polres Jepara langsung bergerak cepat melakukan pelacakan.
Hasilnya, pada Sabtu dini hari (23/5/2026), polisi menemukan Naila di sebuah penginapan di sekitar Alun-Alun Jepara bersama pria yang membantunya kabur.
“Alhamdulillah berhasil ditemukan dalam keadaan aman di wilayah Jepara,” tambahnya.
Baca Juga: Resahkan Warga! Janjian Tawuran via Facebook, 8 Remaja di Pati Diciduk Polisi Tengah Malam
Polisi Dalami Motif dan Peran Rekan Pria
Usai ditemukan, Naila dan rekan prianya langsung dibawa ke Mapolresta Pati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi kini mendalami kemungkinan adanya tekanan psikologis atau faktor lain di balik keputusan tersebut.
Rekan pria yang membantu pelarian juga diperiksa secara intensif guna memastikan tidak ada unsur pidana dalam kasus ini.
Imbauan Polisi: Jangan Sebar Spekulasi
Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Kasus ini dinilai sensitif karena menyangkut privasi dan nama baik keluarga kedua belah pihak.
Polisi menegaskan bahwa hingga saat ini, peristiwa tersebut lebih mengarah pada persoalan personal, bukan tindak kriminal.
M8/HMS

















