Jakarta, Metro8.News – Seorang peserta Festival Olahan Pangan Jawa Tengah Berbahan Non Beras dan Non Terigu Tahun 2026 asal Kabupaten Pati, Budiah, mengaku kecewa dengan pelayanan yang diterimanya saat menggunakan PO Haryanto dalam perjalanan dari Kayen, Kabupaten Pati, menuju Pasar Rebo, Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Budiah datang ke Jakarta untuk mengikuti pameran UMKM yang diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Namun, setibanya di lokasi tujuan Pasar Rebo, ia mengaku diminta uang tambahan lagi oleh kondektur Bus Haryanto Rp200 ribu atas barang bawaannya meski dirinya merupakan penumpang resmi bus.
Menurut Budiah, barang yang dibawanya merupakan produk UMKM dan perlengkapan pameran, bukan paket ekspedisi.
Baca Juga: Breaking! Dua Nelayan Jepara Hilang di Perairan Bondo, BPBD: Pencarian Masih Berlangsung
“Saya ini penumpang, bukan paket. Barang itu bawaan saya untuk ikut pameran UMKM,” ujar Budiah, Pada Jurnalis Metro8.News.
Selain diminta membayar biaya tersebut, Budiah juga mengaku kehilangan satu kardus berisi barang dagangannya. Kardus yang hilang disebut bertuliskan “PMI 5” dan tidak ditemukan saat proses penurunan barang.
Ia mengaku sempat mempertanyakan keberadaan kardus tersebut kepada petugas. Namun, respons yang diterimanya dinilai kasar sehingga menambah kekecewaannya.
Budiah mengungkapkan, dirinya merupakan pelanggan setia PO Harianto karena hampir seluruh keluarganya tinggal di Jakarta. Selama ini ia selalu menggunakan armada tersebut dan belum pernah mengalami pelayanan seperti yang dialaminya kali ini.
Baca Juga: Rumah Warga Nalumsari Jepara Hangus Dilalap Api, Berawal dari Tungku Kayu Kerugian Capai Rp200 Juta
“Selama ini saya selalu naik Bus Harianto dan pelayanannya baik. Saya bahkan pernah ditawari naik bus lain, tapi tetap memilih Harianto karena sudah percaya,” katanya.
Berdasarkan tiket penumpang yang ditunjukkan kepada wartawan, Budiah diketahui menggunakan PO Harianto dengan kode bus 067 dalam perjalanan dari Kayen menuju Pasar Rebo. Selain itu, ia juga memperlihatkan kartu peserta Festival Olahan Pangan Jawa Tengah Berbahan Non Beras dan Non Terigu Tahun 2026 yang menjadi bukti keikutsertaannya sebagai peserta UMKM pada kegiatan yang digelar di TMII.
Budiah berharap barang miliknya segera ditemukan dan diantarkan ke hotel tempatnya menginap selama mengikuti pameran. Ia juga meminta persoalan tersebut segera diselesaikan.
“Kalau nanti tidak ada yang mengantar, saya viralkan,” tegasnya.
Baca Juga: GRATIS! Sekolah Rakyat Jepara Dibuka 13 Juli, Kuota SD Masih Kurang 24 Siswa, Bupati: Silakan Daftar
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PO Harianto terkait keluhan penumpang mengenai dugaan pungutan terhadap barang bawaan maupun laporan hilangnya satu kardus milik peserta UMKM tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab kepada pihak PO Harianto apabila ingin memberikan klarifikasi atau penjelasan atas peristiwa tersebut.
M8/UCP

















