Metro8 News
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Jepara Hari Ini
    • Nasional
    • Daerah
    • Dunia
  • Politik
  • Teknologi
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Jepara Hari Ini
    • Nasional
    • Daerah
    • Dunia
  • Politik
  • Teknologi
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Metro8 News
No Result
View All Result
Home Berita Jepara

Sedekah Bumi Bakalan Jepara Meriah, “Semar Bangun Deso” Jadi Puncak Wayangan Semalam Suntuk

Metro8.News by Metro8.News
Minggu, 30 Agustus 2026
in Berita Jepara
0
Sedekah Bumi Bakalan Jepara dengan wayangan Semar Bangun Deso

Petinggi Desa Bakalan Jepara Moh Sahal Tengah

Jepara, Metro8.News – Desa Bakalan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, benar-benar semarak pada Minggu (30/8/2026). Tradisi sedekah bumi dipadukan dengan peresmian Balai Desa Bakalan dan pertunjukan wayang kulit yang menjadi magnet warga dari berbagai kalangan.

 

Anak-anak, pemuda hingga orang tua berbondong-bondong hadir. Suasana semakin hidup karena warga tidak hanya datang untuk menikmati hiburan, tetapi juga menjadikan momentum tersebut sebagai ajang silaturahmi dan memperkuat kebersamaan.

 

Puncak rangkaian acara ditutup dengan wayangan semalam suntuk dengan lakon “Semar Bangun Deso”, menghadirkan Ki Dalang Syarif Gondo Carito.

Baca Juga: Drama Pilpet Sengonbugel! Sudarsono Gugur, Persoalkan Berkas dan Nilai Calon, Gugatan PTUN Disiapkan

Lakon tersebut terasa memiliki pesan kuat dengan momentum pembangunan desa. Sosok Semar yang dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan rakyat menjadi gambaran tentang pentingnya kebersamaan, kebijaksanaan dan gotong royong dalam membangun desa.

 

Pengajian Lebih Dulu, Wayangan Jadi Puncak

Petinggi Desa Bakalan, Moh Sahal, menjelaskan rangkaian sedekah bumi tahun ini digelar dalam beberapa agenda.

Sebelum wayangan, masyarakat terlebih dahulu mengikuti pengajian umum pada Sabtu malam (29/8/2026) yang berlangsung di Balai Desa Bakalan.

 

Sementara Minggu malam menjadi puncak rangkaian kegiatan melalui pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

 

“Rangkaian acara ini memang kami susun tidak hanya untuk hiburan. Kemarin malam Sabtu kami awali dengan pengajian umum di Balai Desa. Kemudian malam ini menjadi puncak acara dengan wayangan semalam suntuk, dengan lakon Semar Bangun Deso,” ujar Moh Sahal.

 

Menurutnya, sedekah bumi merupakan momentum untuk memanjatkan rasa syukur sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

 

“Harapan kami, melalui kegiatan sedekah bumi ini rasa syukur masyarakat semakin kuat, silaturahmi semakin erat dan kekompakan warga tetap terjaga. Apalagi sekarang Balai Desa Bakalan juga sudah diresmikan, sehingga ini menjadi momentum bersama untuk menatap pembangunan desa ke depan,” katanya.

Baca Juga  Bakar Sampah Berujung Petaka, Api Merambat Lahap Lahan Semak Dekat KDMP Kedung Jepara

Moh Sahal mengaku bersyukur melihat antusiasme masyarakat yang hadir.

Baca Juga: Ada apa dengan Kadinsos Jepara dan Panitia Pilpet Kaliaman? Nama Daniel Sudah Ditetapkan Pengadilan sebagai Satu Orang yang Sama, Kok Masih Dipersoalkan?

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Anak-anak, pemuda, orang tua semuanya ikut hadir. Ini menunjukkan bahwa kegiatan desa bisa menjadi ruang bersama untuk semua warga,” ungkapnya.

Ia berharap tradisi sedekah bumi tetap dipertahankan dari generasi ke generasi.

 

“Yang paling penting adalah nilai kebersamaan dan gotong royongnya. Tradisi tetap kita jaga, budaya kita lestarikan, UMKM kita beri ruang, dan pembangunan desa terus kita dorong. Semoga Bakalan semakin guyub, semakin maju dan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Andang Wahyu Triyanto: Desa Kuat Karena Warganya Kompak

Sementara itu, Andang Wahyu Triyanto, S.E., M.M., yang hadir dalam rangkaian kegiatan pada Minggu pagi, turut mengikuti prosesi pemotongan pita sebagai tanda peresmian Balai Desa Bakalan.

Menurut Andang, kemajuan sebuah desa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik. Lebih dari itu, kekompakan dan keterlibatan masyarakat menjadi modal penting.

 

“Yang paling penting dari kegiatan seperti ini bukan hanya kemeriahannya. Lebih dari itu, bagaimana masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi dan membangun rasa memiliki terhadap desanya. Desa akan semakin kuat ketika pemerintah desa dan masyarakatnya berjalan bersama,” ujarnya.

 

Andang juga mengapresiasi perpaduan antara tradisi, budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam kegiatan tersebut.

 

“Wayangan menjadi ruang untuk menjaga dan melestarikan budaya, sedekah bumi menjadi bentuk rasa syukur, sementara UMKM mendapatkan ruang untuk bergerak dan berkembang. Kalau semuanya bisa berjalan bersama, ini bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi dan identitas Desa Bakalan,” katanya.

Baca Juga  Rupiah Melemah Parah ke Rp17.600 per Dolar AS, Analis Ungkap Biang Keroknya

 

Ia berharap kekompakan masyarakat yang terlihat dalam kegiatan tersebut tidak berhenti setelah acara selesai.

“Semoga kekompakan seperti ini terus terjaga. Karena pembangunan desa yang paling kuat adalah pembangunan yang lahir dari kebersamaan dan gotong royong warganya,” tandasnya.

Baca Juga: PILPET KALIAMAN MEMANAS! DPRD Tak Dilibatkan, Daniel Dicoret! Ketua DPRD Sebut Berkas Layak, PTUN Mengintai

 

UMKM Tumpah Ruah, Warga Ikut Ketiban Berkah

Bukan hanya panggung wayang yang ramai. Area sekitar kegiatan juga dipenuhi pelaku UMKM dan pedagang warga Desa Bakalan.

Beragam makanan, minuman dan dagangan lainnya memenuhi lokasi. Ramainya pengunjung menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan tambahan pendapatan sekaligus memperkenalkan produk mereka.

 

Salah satu pelaku UMKM mengaku kegiatan desa seperti sedekah bumi memberikan dampak positif bagi pedagang.

“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini. Warga berkumpul, pengunjung ramai dan UMKM mendapatkan kesempatan untuk berjualan sekaligus mengenalkan produk. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus digelar dan UMKM desa semakin berkembang,” ungkapnya.

 

Kehadiran UMKM sekaligus memperlihatkan bahwa kegiatan budaya di tingkat desa bisa memberikan ruang bagi perputaran ekonomi masyarakat.

 

Warga Antusias, Semua Generasi Ikut Meramaikan

Antusiasme masyarakat menjadi pemandangan yang paling menonjol sepanjang acara.

Anak-anak terlihat menikmati suasana pertunjukan, para pemuda ikut meramaikan kegiatan, sementara orang tua memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi dan menikmati pertunjukan wayang.

 

Salah seorang warga menyebut kegiatan tersebut menjadi hiburan yang mampu menyatukan berbagai generasi.

“Kami senang bisa ikut meramaikan. Anak-anak bisa melihat wayang, orang tua bisa berkumpul dan bersilaturahmi. Suasananya ramai tetapi tetap nyaman,” ujarnya.

Perangkat Desa Kompak, Linmas Turut Amankan Acara

Baca Juga  Kebakaran Oven Pengering Kayu Hebohkan Tahunan Jepara, Kerugian Capai Rp7 Juta

Kemeriahan kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari perangkat Desa Bakalan.

Para perangkat desa terlihat kompak mengenakan seragam, sementara anggota Linmas turut diterjunkan untuk membantu pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Kehadiran Linmas membuat masyarakat lebih nyaman mengikuti acara yang dihadiri banyak warga tersebut.

Kekompakan perangkat desa dan unsur pengamanan menjadi bagian penting agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib.

Baca Juga: Geger Ngeling Jepara! Remaja 16 Tahun Diduga Dianiaya, Ayah Korban Mengaku Ditendang Saat Hendak Damai, Kini Dilaporkan ke Polisi

 

Semar Bangun Deso, Pesan untuk Bakalan

Pada akhirnya, sedekah bumi Desa Bakalan bukan sekadar pesta rakyat.

Ada rasa syukur yang diwujudkan melalui tradisi, ada nilai keagamaan lewat pengajian, ada pelestarian budaya melalui wayang kulit, ada pembangunan melalui peresmian balai desa, serta ada perputaran ekonomi melalui UMKM.

Pemilihan lakon “Semar Bangun Deso” pun seolah menjadi penutup yang tepat.

 

Pesannya sederhana: membangun desa membutuhkan kebersamaan seluruh masyarakat.

Dari panggung wayang, lapak UMKM, perangkat desa hingga warga yang memadati lokasi, Desa Bakalan menunjukkan bahwa tradisi masih bisa menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Sedekah bumi pun akhirnya bukan hanya tentang merawat tradisi, tetapi tentang menjaga kekompakan agar Desa Bakalan terus tumbuh dan bergerak bersama.

 

M8/UCP

Tags: Bakalanjeparametro8.newssedekah bumiWayang Kulit
ShareTweetPin
Previous Post

Jepara Kekurangan Air, 54 Truk Tangki Bergerak! Djoko TP: Ukuran Sukses Bukan Banyaknya Bantuan

Next Post

Uang Rp64,8 Juta Sudah Disetor, Proyek Tak Kunjung Ada! Pegawai Kecamatan Mayong Kini Diminta Bertanggung Jawab

Related Posts

Pembukaan Letter C sengketa tanah Muryolobo di Balai Desa Muryolobo, Jepara, dihadiri pemerintah desa, unsur kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pihak terkait pada 28 Oktober 2026.
Berita Jepara

Letter C Sengketa Tanah Kamseh di Muryolobo Jepara Dibuka, Ahmad Sugiyanto Soroti Dugaan Kejanggalan dan Siapkan Langkah Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026
Drs. H. Junarso Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara dan Wakil Ketua DPRD Jepara dalam momentum Hari Sumpah Pemuda 2026.
Berita Jepara

Sumpah Pemuda 2026, Junarso Ajak Generasi Muda Jepara Jaga Persatuan dan Berani Membawa Perubahan

Rabu, 28 Oktober 2026
Petinggi Mambak Jepara Hadi Prayitno mengajak generasi muda memerangi narkoba, menaati hukum, dan menjaga persatuan pada Hari Sumpah Pemuda ke-98.
Berita Jepara

Beda Pilihan Jangan Bermusuhan! Pesan Tegas Petinggi Mambak Jepara di Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Pemuda Perangi Narkoba dan Taat Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026
Santri Mayong Jepara diduga menjadi korban pengeroyokan 10 teman hingga mengalami luka serius dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Berita Jepara

Berawal dari Candaan, Berujung Petaka! Santri di Mayong Jepara Diduga Dikeroyok 10 Teman hingga Luka Serius

Selasa, 27 Oktober 2026
Mobil Colt TSS menabrak gapura Pemdes dan merusak pagar sekolah di Desa Sidi Gede, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara.
Berita Jepara

Sudah Sebulan! Gapura Pemdes dan Pagar Sekolah di Sidi Gede Jepara Rusak Ditabrak Colt TSS, Tanggung Jawab Pemilik Mobil Disorot

Selasa, 27 Oktober 2026
Geger Tambang Tanah Uruk di Jepara! Galian Sedalam 8 Meter, 4 Truk Dipergoki Tim Gabungan
Berita Jepara

Geger Tambang Tanah Uruk di Jepara! Galian Sedalam 8 Meter, 4 Truk Dipergoki Tim Gabungan

Selasa, 27 Oktober 2026
Next Post
Ilustrasi dugaan proyek fiktif di Mayong Jepara

Uang Rp64,8 Juta Sudah Disetor, Proyek Tak Kunjung Ada! Pegawai Kecamatan Mayong Kini Diminta Bertanggung Jawab

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini

Bikin Geger Pati! Remaja 14 Tahun Diduga Dicabuli di Kamar Mandi Masjid, Pria Asal Blora Ditangkap Warga Saat Cari Mangsa Baru

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Ilustrasi kartun penanganan kasus dugaan pencabulan remaja di Pati oleh pihak kepolisian.

Pati, Metro8.News - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur menggemparkan Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Seorang pria berusia...

Read more

Letter C Sengketa Tanah Kamseh di Muryolobo Jepara Dibuka, Ahmad Sugiyanto Soroti Dugaan Kejanggalan dan Siapkan Langkah Hukum

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Pembukaan Letter C sengketa tanah Muryolobo di Balai Desa Muryolobo, Jepara, dihadiri pemerintah desa, unsur kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pihak terkait pada 28 Oktober 2026.

Jepara, Metro8.News - Pemerintah Desa Muryolobo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, akhirnya membuka dokumen Letter C yang berkaitan dengan sengketa tanah...

Read more

Sumpah Pemuda 2026, Junarso Ajak Generasi Muda Jepara Jaga Persatuan dan Berani Membawa Perubahan

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Drs. H. Junarso Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara dan Wakil Ketua DPRD Jepara dalam momentum Hari Sumpah Pemuda 2026.

Jepara, Metro8.News - Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026), menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan mendorong...

Read more

Beda Pilihan Jangan Bermusuhan! Pesan Tegas Petinggi Mambak Jepara di Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Pemuda Perangi Narkoba dan Taat Hukum

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Petinggi Mambak Jepara Hadi Prayitno mengajak generasi muda memerangi narkoba, menaati hukum, dan menjaga persatuan pada Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Jepara, Metro8.News - Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026 menjadi pengingat penting bagi generasi muda dan...

Read more

Bejat! Gadis 14 Tahun di Pati Diduga Diperkosa Ayah dan Kakak Tiri Selama 2 Tahun, Rekaman Video Jadi Alat Ancaman

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Konferensi pers Polresta Pati terkait kasus dugaan kekerasan seksual terhadap gadis 14 tahun yang diduga dilakukan ayah tiri dan kakak tiri selama dua tahun.

Pati, Metro8.News - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengungkap kisah memilukan. Seorang gadis berusia...

Read more

Berawal dari Candaan, Berujung Petaka! Santri di Mayong Jepara Diduga Dikeroyok 10 Teman hingga Luka Serius

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Santri Mayong Jepara diduga menjadi korban pengeroyokan 10 teman hingga mengalami luka serius dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Jepara, Metro8.News - Seorang santri di Pondok Pesantren Manbaul Ulum, Kedung Ombo, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga menjadi...

Read more

Sudah Sebulan! Gapura Pemdes dan Pagar Sekolah di Sidi Gede Jepara Rusak Ditabrak Colt TSS, Tanggung Jawab Pemilik Mobil Disorot

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Mobil Colt TSS menabrak gapura Pemdes dan merusak pagar sekolah di Desa Sidi Gede, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara.

Jepara, Metro8.News - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Colt TSS di Desa Sidi Gede, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, menjadi...

Read more

Geger Tambang Tanah Uruk di Jepara! Galian Sedalam 8 Meter, 4 Truk Dipergoki Tim Gabungan

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Geger Tambang Tanah Uruk di Jepara! Galian Sedalam 8 Meter, 4 Truk Dipergoki Tim Gabungan

Jepara, Metro8.News - Aktivitas penambangan tanah uruk di Desa Gemiring Lor, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, menjadi sorotan setelah tim terpadu...

Read more

Pengisian 2 Formasi Perangkat Desa Bandungrejo Jepara, Pemdes Tegaskan Proses Transparan dan Terbuka

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Pengisian dua formasi perangkat Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara, berlangsung transparan dan terbuka.

Jepara, Metro8.News - Pemerintah Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, membuka pengisian dua formasi jabatan perangkat desa. Proses yang berlangsung...

Read more

Miris! Motor Keluarga Diduga Digadaikan Tanpa Izin demi Judi Online, Usaha Penggadaian di Welahan Disorot, Aparat Diminta Bertindak

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Ilustrasi dampak judi online di Welahan Jepara, motor keluarga diduga digadaikan tanpa izin dan usaha penggadaian menjadi sorotan warga.

Jepara, Metro8.News - Kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya perjudian online kembali mencuat. Kali ini, warga di wilayah Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara,...

Read more
Prev Next
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2026 Metro8 News - Metro8 News Media Online Terpercaya by Metro8 News.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Jepara Hari Ini
    • Nasional
    • Daerah
    • Dunia
  • Politik
  • Teknologi
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup

© 2026 Metro8 News - Metro8 News Media Online Terpercaya by Metro8 News.