Yogyakarta, Metro8.News – Kehadiran Anies Baswedan dalam prosesi wisuda di Universitas Gadjah Mada (UGM) memicu gelombang reaksi di media sosial. Momen tersebut berubah jadi perbincangan panas setelah warganet ramai menyinggung nama Joko Widodo.
Anies diketahui menghadiri Wisuda Sarjana dan Sarjana Terapan Periode III Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu (20/5/2026) sebagai bagian dari Pengurus Pusat KAGAMA. Dalam kesempatan itu, ia tidak hanya hadir sebagai tamu, tetapi juga didaulat memberikan sambutan dan menyematkan lencana alumni kepada para wisudawan.
Melalui akun Facebook pribadinya, Anies membagikan sebanyak 33 foto kegiatan, termasuk momen kebersamaan dengan Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia. Unggahan tersebut langsung diserbu komentar warganet dari berbagai sudut pandang.
Baca Juga: Detik-Detik Jelang Nikah, Calon Pengantin di Pati Hilang Misterius, Polisi Buka Suara
Netizen Ramai, Nama Jokowi Ikut Diseret
Alih-alih fokus pada prosesi akademik, kolom komentar justru dipenuhi sindiran yang mengarah ke Presiden Jokowi. Sebagian warganet mempertanyakan absennya sosok kepala negara dalam acara kampus yang disebut sebagai almamaternya.
Beberapa komentar bahkan menyebut nama “Mulyono”, yang kerap diasosiasikan dengan Jokowi di ruang publik digital.
“Mulyono nggak diundang…?” tulis salah satu warganet.
“UGM malah pilih Pak Anies, mungkin takut disoraki,” timpal lainnya.
Tak sedikit pula yang mempertanyakan mengapa figur yang mengaku sebagai alumni tidak terlihat dalam momentum penting tersebut.
Baca Juga: Persijap Jepara Siap Gagalkan Pesta Juara Persib! Laga Pamungkas Dipastikan Panas
Momen Akademik Berubah Jadi Isu Politik
Fenomena ini menunjukkan bagaimana ruang akademik tak lagi steril dari dinamika politik nasional. Kehadiran tokoh publik seperti Anies dengan cepat memicu tafsir politik, terlebih menjelang dinamika pasca-pemilu yang masih hangat diperbincangkan.
Padahal secara formal, kehadiran Anies dalam kapasitasnya sebagai bagian dari KAGAMA merupakan hal yang wajar. Namun, persepsi publik di media sosial kerap bergerak di luar konteks acara.
Baca Juga: Skandal Proyek Sekolah Rakyat Jepara: Mandor Diduga Tipu Catering Rp13 Juta
UGM Belum Beri Penjelasan
Hingga saat ini, pihak UGM belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang berkembang di media sosial, termasuk soal undangan kepada tokoh-tokoh tertentu.
Yang jelas, wisuda tetap berlangsung khidmat dan menjadi momen penting bagi ribuan lulusan yang resmi menyandang gelar akademik.
M8/GLN

















