Jepara, Metro8.News – Semangat mencetak atlet disabilitas berprestasi terus digelorakan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Jepara. Kepengurusan baru periode 2025–2030 resmi dilantik di Aula Kejaksaan Negeri Jepara, Rabu (5/8/2026), dengan target memperluas pembinaan hingga menjangkau penyandang disabilitas di seluruh pelosok Kabupaten Jepara.
Pelantikan ini menjadi momentum penting setelah sederet atlet NPCI Jepara sukses mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Salah satu yang menjadi sorotan ialah atlet parabadminton Subhan yang kini masih mengumpulkan poin untuk mewujudkan impiannya tampil di Paralimpiade Los Angeles.
Ketua NPCI Kabupaten Jepara periode 2025–2030, Asrori, mengatakan kepengurusan baru tidak hanya melanjutkan pembinaan atlet yang sudah ada, tetapi juga memperluas jangkauan pencarian bibit-bibit atlet disabilitas potensial.
Menurutnya, masih banyak anak penyandang disabilitas di Jepara yang memiliki bakat olahraga, namun belum bergabung dengan NPCI karena minimnya informasi yang diterima keluarga.
“Masih banyak anak disabilitas yang ingin ikut. Namun, sebagian keluarga belum mendukung karena belum adanya informasi yang benar,” ujar Asrori.
Ia menegaskan, NPCI Jepara telah membuktikan bahwa penyandang disabilitas mampu bersaing dan meraih prestasi di berbagai level kompetisi. Karena itu, pembinaan akan diperkuat agar semakin banyak atlet baru bermunculan.
Keberhasilan atlet seperti Subhan menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk meraih prestasi dunia.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi NPCI Jawa Tengah, Bangun Sugito, menyebut Jepara merupakan salah satu daerah penyumbang atlet disabilitas berprestasi di Jawa Tengah.
Baca Juga: Gebrakan Pemkab Jepara Sambut HUT RI, Lagu Perjuangan Akan Diputar Setiap Hari Kerja
Ia mengungkapkan, selain membidik Paralimpiade Los Angeles, Subhan juga telah lolos prakualifikasi untuk mengikuti kejuaraan internasional di Nagoya, Jepang.
Bangun menilai masih banyak penyandang disabilitas di berbagai desa yang belum mengenal NPCI. Karena itu, pengurus baru diminta aktif turun ke lapangan agar potensi-potensi baru tidak terlewatkan.
“Masih ada teman-teman disabilitas di daerah yang belum mengenal NPCI. Ini menjadi tugas pengurus untuk menjangkau mereka. Tidak menutup kemungkinan akan muncul Subhan dan Aris yang baru dari Jepara,” katanya.
Dukungan juga datang dari Kepala Kejaksaan Negeri Jepara, Agung Bagus Kade Kusimantara. Menurutnya, NPCI bukan sekadar organisasi olahraga, tetapi juga menjadi ruang bagi penyandang disabilitas untuk membangun rasa percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya kepada masyarakat.
“NPCI hadir bukan semata-mata untuk olahraga. NPCI hadir membangkitkan semangat penyandang disabilitas agar berani tampil dan berprestasi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar memastikan Pemerintah Kabupaten Jepara akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet disabilitas.
Menurutnya, prestasi yang diraih atlet-atlet NPCI telah membawa nama baik Kabupaten Jepara di berbagai ajang sehingga pembinaan harus terus diperkuat.
“Kami akan selalu mendukung dan mengapresiasi prestasi atlet NPCI yang telah mengharumkan nama Kabupaten Jepara. Ke depan, pembinaan ini akan terus kami dukung bersama,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, NPCI Jepara akan mengirimkan atlet untuk mengikuti Pekan Paralimpiade Pelajar Daerah (Pepaperda) Jawa Tengah. Setelah itu, pembinaan akan difokuskan menghadapi Pekan Paralimpiade Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Dengan komitmen pembinaan yang semakin luas, NPCI Jepara optimistis akan lahir lebih banyak atlet disabilitas berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jepara hingga Indonesia di panggung internasional.
M8/DSKMF

















