Pidie, Metro8.News – Kebakaran hebat melanda dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, Aceh, Kamis (21/5/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.40 WIB itu diduga kuat dipicu ledakan tabung gas elpiji 15 kilogram di area dapur.
Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan semi permanen yang berlokasi di Jalan Beureunuen–Tangse, Gampong Jijiem. Warga sekitar yang terbangun langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Korwil BGN Pidie, Mustafa Kamal, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerusakan yang ditimbulkan cukup parah.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tapi sebagian besar fasilitas dapur dan perlengkapan operasional terbakar habis,” ujarnya.
Tak berselang lama, tim pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Meski demikian, dampak kebakaran menyebabkan operasional dapur SPPG lumpuh total.
Camat Keumala, Zainal, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut faktor bangunan semi permanen menjadi salah satu penyebab api cepat membesar.
Baca Juga: Carok Maut di Lumajang! Senggolan Motor Picu Dendam Lama, Satu Tewas Seketika
“Informasi sementara dari masyarakat, sumber api berasal dari ledakan tabung gas. Sekarang kondisi sudah aman,” katanya.
Dari hasil pendataan awal, total kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp1,7 miliar. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius terkait standar keamanan dapur umum, khususnya yang menggunakan gas elpiji berkapasitas besar. Evaluasi menyeluruh dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
M8/ACO

















