Jakarta, Metro8.News – Ajang lelang aset rampasan negara dalam BPA Fair 2026 mencatat hasil mencengangkan. Salah satu item yang mencuri perhatian publik, yakni miniatur kursi Firaun, berhasil terjual dengan harga fantastis, mencapai sekitar Rp80 juta.
Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung, Kuntadi, menyebut capaian tersebut menjadi indikasi kuat tingginya minat masyarakat terhadap barang-barang lelang yang unik dan bernilai tinggi.
“Miniatur kursi Firaun terjual sekitar Rp80 juta. Nilainya cukup bagus,” ujarnya saat penutupan acara, Kamis (21/5/2026).
Baca Juga: Operasi 3 Hari, 16 Begal Tumbang di Tangan Polda Metro Jaya: Ada yang Positif Narkoba
Tak hanya satu item, keseluruhan pelaksanaan lelang dalam BPA Fair 2026 juga melampaui ekspektasi. Dari total 308 aset yang ditawarkan, sebanyak 300 unit berhasil terjual.
Target Terlampaui, Capaian Tembus 88 Persen
Kuntadi mengungkapkan, tingkat keberhasilan lelang mencapai sekitar 88 persen, jauh di atas target awal yang dipatok sebesar 75 persen.
“Ini capaian yang cukup tinggi dan melampaui target kami,” tegasnya.
Secara nilai, total hasil lelang hampir menyentuh angka Rp1 triliun, tepatnya mencapai Rp997.479.436.000. Angka tersebut menjadi salah satu capaian terbesar dalam pelaksanaan lelang aset oleh Kejaksaan Agung.
Baca Juga: Detik-Detik Jelang Nikah, Calon Pengantin di Pati Hilang Misterius, Polisi Buka Suara
Harley Davidson Jadi Primadona
Selain miniatur kursi Firaun, berbagai barang lain seperti tas mewah dan perhiasan juga habis terjual. Namun, kendaraan bermotor khususnya Harley Davidson menjadi daya tarik utama dalam lelang kali ini.
Salah satu unit bahkan mencatat lonjakan harga tertinggi hingga 930,86 persen, menunjukkan tingginya persaingan antar peserta lelang.
Meski demikian, masih ada beberapa barang yang belum laku, seperti lukisan emas dan mobil Mercedes-Benz berwarna putih.
Baca Juga: Anies Pidato di Wisuda UGM, Netizen Sentil Jokowi: Mulyono Kok Nggak Diundang?
Ribuan Peserta Serbu Lelang
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pengunjung yang mencapai lebih dari 1.900 orang, dengan sekitar 1.700 peserta aktif mengikuti proses lelang.
Tingginya partisipasi ini menunjukkan kepercayaan publik terhadap transparansi dan mekanisme lelang aset rampasan negara yang semakin baik.
BPA Fair 2026 pun dinilai sukses tidak hanya dari sisi penjualan, tetapi juga dalam meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa aset sitaan negara dapat dimanfaatkan secara produktif dan bernilai ekonomi tinggi.
M8/KMP

















