Indramayu, Metro8.News – Kebakaran besar mengguncang area milik Pertamina di Blok Cilogog, Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026) siang. Peristiwa ini sontak mengundang kepanikan warga setelah kobaran api membesar disertai kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke langit.
Dari berbagai rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat jelas bagaimana lidah api menyambar cepat dari area fasilitas tersebut. Asap tebal berwarna gelap menutup sebagian langit di sekitar lokasi dan bahkan dikabarkan dapat terlihat dari jarak beberapa kilometer. Visual dramatis ini membuat peristiwa tersebut dalam waktu singkat menjadi viral dan menyita perhatian publik.
Warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian mengaku terkejut saat pertama kali melihat kobaran api membesar. Sebagian dari mereka langsung berhamburan menjauh untuk menyelamatkan diri, khawatir api akan merembet ke area lain yang berpotensi lebih berbahaya. Suasana sempat mencekam, terutama karena lokasi kebakaran berada di area yang berkaitan dengan fasilitas vital energi.
Camat Losarang, Encep RS, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi. Ia menjelaskan bahwa kebakaran mulai terdeteksi sekitar pukul 12.15 WIB. Menurutnya, laporan awal langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim pemadam kebakaran serta petugas penanggulangan darurat ke lokasi kejadian.
“Mulai jam 12.15 WIB,” ujarnya singkat.
Proses pemadaman berlangsung cukup dramatis. Kobaran api sempat membesar dengan intensitas tinggi, memunculkan suhu panas ekstrem yang menyulitkan petugas dalam melakukan penanganan. Meski demikian, tim gabungan tetap berupaya maksimal untuk mengendalikan situasi agar api tidak menyebar ke fasilitas lain di sekitarnya.
Selama hampir dua jam, petugas berjibaku di tengah kondisi berbahaya demi menjinakkan si jago merah. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 14.00 WIB.
“Padam pukul 14.00 WIB,” kata Encep.
Meski kobaran api terlihat cukup besar dan mengintimidasi, hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Selain itu, belum ditemukan informasi terkait dampak kesehatan serius terhadap warga di sekitar lokasi kejadian. Namun, pihak berwenang tetap melakukan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan efek lanjutan, terutama dari paparan asap tebal yang sempat memenuhi udara.
Pemerintah Kecamatan Losarang bersama pihak terkait saat ini masih melakukan pendataan serta pengawasan di sekitar area kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi benar-benar aman dan tidak ada potensi bahaya susulan yang dapat mengancam masyarakat.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran di area Blok Cilogog tersebut masih dalam proses penyelidikan. Aparat kepolisian bersama tim teknis dari pihak perusahaan tengah melakukan investigasi mendalam guna mengungkap sumber api. Penyelidikan ini juga bertujuan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang, mengingat lokasi yang terbakar merupakan bagian dari fasilitas penting.
Baca Juga: Bikin Resah! Gereja di Jateng Jadi Sasaran Pencurian Alat Musik, Ini Modus Pelakunya
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya sistem keamanan dan mitigasi risiko di kawasan industri, khususnya yang berkaitan dengan energi. Kebakaran di area seperti ini tidak hanya berdampak pada operasional, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko besar bagi lingkungan dan keselamatan warga.
Hingga kini, situasi di sekitar lokasi dilaporkan sudah mulai kondusif. Aktivitas warga perlahan kembali normal, meskipun sebagian masih menyimpan kekhawatiran terkait penyebab kebakaran yang belum diketahui secara pasti.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi. Update resmi akan terus disampaikan seiring perkembangan hasil investigasi di lapangan.
M8/KMP

















