Metro8 News
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Jepara Hari Ini
    • Nasional
    • Daerah
    • Dunia
  • Politik
  • Teknologi
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Jepara Hari Ini
    • Nasional
    • Daerah
    • Dunia
  • Politik
  • Teknologi
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Metro8 News
No Result
View All Result
Home Nasional

Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Buruh Pasar Legi Solo Langsung Bereaksi: “Nggak Mungkin!”

Metro8.News by Metro8.News
Minggu, 16 Agustus 2026
in Nasional
0
Prabowo saat menyampaikan pidato soal upah pengupas bawang Rp700 ribu per kilogram, disandingkan dengan aktivitas buruh dan pedagang bawang di pasar

Prabowo saat menyampaikan pidato soal upah pengupas bawang Rp700 ribu per kilogram, disandingkan dengan aktivitas buruh dan pedagang bawang di pasar

Solo, Metro8.News – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal upah buruh harian pengupas bawang sebesar Rp700.000 per kilogram menjadi sorotan publik. Angka tersebut disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD RI di Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

 

Dalam pidatonya, Prabowo memperkenalkan Susanah, seorang buruh harian asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang disebut bekerja sebagai pengupas bawang sekaligus penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

 

Namun, pernyataan mengenai upah Rp700.000 per kilogram itu langsung memantik tanda tanya setelah dibandingkan dengan kondisi buruh pengupas bawang di daerah lain.

Baca Juga: Breaking! Hari Damai Aceh ke-21 Berujung Bentrok, Gas Air Mata Ditembakkan Polisi Usai Bendera Bulan Bintang Berkibar

Di Pasar Legi, Kota Solo, Jawa Tengah, buruh pengupas bawang justru mengaku menerima bayaran yang jauh berbeda.

 

Siti Amirah (72), perempuan yang telah lebih dari 20 tahun bekerja sebagai buruh pengupas bawang di Pasar Legi, mengaku terkejut ketika mengetahui adanya angka upah Rp700.000 per kilogram.

 

“Kaget kok bisa segitu. Nggak mungkin. Lha kira-kira bathine (untungnya) berapa kalau upahnya segitu,” ujar Siti saat ditemui pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

 

Menurut Siti, nominal tersebut tidak sesuai dengan sistem pembayaran yang selama ini ia alami di Pasar Legi.

Baca Juga: Kenalan Lewat TikTok Berujung Petaka! Gadis 15 Tahun Asal Jepara Diduga Dicabuli Pria 23 Tahun di Kudus

Untuk pengupasan awal bawang putih, seperti memisahkan kulit atau memecah bonggol, buruh disebut memperoleh sekitar Rp10.000 per sak dengan berat sekitar 20 kilogram.

 

Sementara untuk pengupasan hingga bawang benar-benar bersih, upah yang diterima sekitar Rp2.000 per kilogram.

Baca Juga  Resmi Diakui, Ketapel Jepara Tak Lagi Sekadar Permainan! FORSPEK Cetak Juara Nasional, Sinapel Buka Latihan Gratis untuk Anak-anak

 

Dalam sehari, Siti biasanya hanya mampu menyelesaikan sekitar tiga karung. Jika satu karung dibayar Rp10.000, penghasilannya sekitar Rp30.000 dalam sehari.

 

“Biasane bisa kupas tiga karung sehari ya Rp10.000 kali tiga, Rp30.000 upahnya. Tapi kadang ya satu karungnya nggak penuh,” katanya.

Baca Juga: Gempa M7,7 Guncang NTT, Tsunami Terdeteksi di Labuan Bajo hingga 0,36 Meter, Hotel Rusak

Pendapatan tersebut bahkan tidak selalu diperoleh setiap hari. Siti menyebut penghasilannya dapat berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp30.000 sehari, tergantung jumlah bawang yang berhasil dikupas.

 

Karena itu, ia menilai angka Rp700.000 per kilogram sangat jauh dari realitas yang ia temui selama bekerja di Pasar Legi.

 

“Yang pasti, segitu kurang lebih 20 kg Rp10.000. Jadi, hitungannya 20 kg itu kotor. Ya ndak masuk akal,” ujarnya.

Baca Juga: Breaking News! Mayat Laki-Laki Ditemukan di Persawahan Kancilan Jepara, Polisi Langsung Turun ke Lokasi

 

Pedagang Pasar Legi Ikut Angkat Bicara

Tanggapan serupa disampaikan Tini (67), salah seorang pedagang bawang di Pasar Legi.

 

Menurut Tini, jika benar ada buruh yang mendapatkan Rp700.000 untuk setiap kilogram bawang yang dikupas, maka menjadi buruh tentu lebih menguntungkan daripada berdagang bawang.

 

“Kalau sekilonya (upahnya) Rp700.000 pilih jadi buruh daripada pedagang. Kalau di sini, di Solo, Pasar Legi itu ya Rp10.000 per sak 20 kg,” kata Tini.

 

Tini juga mempertanyakan bagaimana angka tersebut bisa diterapkan jika harga bawang putih sendiri tidak sebanding dengan besaran upah pengupasan.

Baca Juga: Dari 300 Pelajar, Cuma 28 yang Terpilih Jadi Paskibraka Jepara, Sosok Pembawa Baki Ini Bikin Penasaran

Ia mencontohkan harga kulakan satu karung bawang putih yang berada di kisaran ratusan ribu rupiah.

Baca Juga  Korupsi MBG Meledak! Hasto Kristiyanto: Sejak Awal Kader Sudah Dilarang Terlibat

 

“Kalau Rp700.000 per kg dikali 20 kg nggak masuk akal,” ujarnya.

 

Meski demikian, Tini mengaku tidak mengetahui secara pasti sistem pengupahan buruh pengupas bawang di Kabupaten Bogor yang menjadi konteks pernyataan Presiden Prabowo.

 

Ia mengatakan kondisi di Pasar Legi saat ini juga berbeda dibandingkan masa sebelumnya.

 

Dulu, Tini mengaku bisa mempekerjakan sekitar 10 hingga 14 buruh pengupas bawang dalam sehari. Kini, hanya tersisa satu orang yang membantunya.

“Ini satu (buruh) aja sulit ngasih upah. Ini juga mocok bantu tetangga,” katanya.

Baca Juga: Sekolah di Jepara Kemalingan Saat Dini Hari, 2 Kamera, Laptop dan Rp2,3 Juta Raib

Menurut Tini, harga bawang putih yang dikupas juga berada jauh di bawah angka upah Rp700.000 per kilogram. Bawang putih dengan pengupasan bonggol disebut sekitar Rp30.000 per kilogram, sedangkan yang sudah bersih sekitar Rp32.000 per kilogram.

 

Bukan Sekadar Angka, Buruh Minta Realitas Lapangan Diperhatikan

Perbedaan angka tersebut membuat pernyataan mengenai upah pengupas bawang menjadi perbincangan. Bagi buruh di Pasar Legi, penghasilan dari pekerjaan tersebut sangat bergantung pada jumlah bawang yang mampu mereka kupas dalam sehari.

 

Siti sendiri mengatakan jam kerjanya tidak selalu sama. Ia bisa berangkat pagi maupun siang dan biasanya menyelesaikan pekerjaan pada sore hari.

 

Hari Minggu menjadi waktu libur yang biasa ia ambil.

Dengan kondisi penghasilan sekitar Rp20.000 hingga Rp30.000 per hari, angka Rp700.000 per kilogram terdengar sangat besar baginya.

Bahkan, Siti bergurau bahwa dirinya akan memilih tetap menjadi buruh jika angka tersebut benar-benar diterapkan.

“Kalau upahnya Rp700.000 per kg ya pilih buruh terus.”

Pernyataan tersebut sekaligus menggambarkan betapa besarnya perbedaan antara angka yang disebut dalam pidato Presiden dengan pengalaman buruh pengupas bawang di Pasar Legi Solo.

Baca Juga  BMKG Ingatkan! Cuaca Jepara 23 Mei 2026 Bisa Berubah Drastis, Ini Daerah yang Diguyur Hujan

Meski demikian, perbedaan tersebut tidak serta-merta membuktikan bahwa seluruh buruh pengupas bawang di Indonesia menerima upah yang sama. Sistem pembayaran dapat berbeda berdasarkan daerah, jenis pekerjaan, berat bawang, hingga kesepakatan antara buruh dan pemberi kerja.

Yang jelas, suara Siti dan Tini dari Pasar Legi menunjukkan bahwa realitas upah buruh pengupas bawang di lapangan jauh berbeda dengan angka Rp700.000 per kilogram yang menjadi sorotan setelah pidato Presiden Prabowo pada 14 Agustus 2026.

 

M8/KMP

Tags: kupas bawangmetro8.newsPasar Legiprabowoupah buruh
ShareTweetPin
Previous Post

Breaking! Hari Damai Aceh ke-21 Berujung Bentrok, Gas Air Mata Ditembakkan Polisi Usai Bendera Bulan Bintang Berkibar

Next Post

Hari Damai Aceh Berubah Ricuh, Bendera Bulan Bintang Berkibar hingga Massa Kejar TNI

Related Posts

Gibran Rakabuming Raka dan Mahkamah Konstitusi dalam gugatan ijazah
Nasional

Malam Penentuan Gugatan Ijazah Gibran! MK Bacakan Putusan Pukul 20.00 WIB, Berujung Apa?

Selasa, 6 Oktober 2026
Pesawat aerosport Sky Ranger jatuh dan terbakar di persawahan Blora
Nasional

Breaking! Pesawat Sky Ranger Jatuh dan Terbakar di Blora, 2 Awak Lolos dari Maut

Minggu, 6 September 2026
Korban keracunan MBG Sidoarjo mencapai 730 orang, puluhan masih dirawat dan kepala SPPG dicopot BGN
Nasional

Bikin Geger! 730 Orang Keracunan MBG Sidoarjo, Puluhan Masih Dirawat, Kepala SPPG Dicopot BGN

Jumat, 4 September 2026
Ratusan santri Sidoarjo dirawat usai santap MBG
Nasional

Ratusan Santri Sidoarjo Tumbang Usai Santap MBG, 293 Dirawat di 8 Rumah Sakit, 8 Alami Gejala Berat

Rabu, 2 September 2026
Siswa SMP di Boyolali diperiksa usai diduga mengalami keracunan setelah menyantap MBG
Nasional

Geger! Puluhan Siswa SMP di Boyolali Diduga Keracunan MBG, Sampel Makanan Diuji

Sabtu, 22 Agustus 2026
Sopir Alphard dan pengemudi ojol sepakat berdamai setelah kasus motor rusak di Bintaro
Nasional

Sopir Alphard Rusak Motor Ojol hingga Viral, Ending-nya Justru Bikin Kaget

Jumat, 21 Agustus 2026
Next Post
Kericuhan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh

Hari Damai Aceh Berubah Ricuh, Bendera Bulan Bintang Berkibar hingga Massa Kejar TNI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini

Bikin Geger Pati! Remaja 14 Tahun Diduga Dicabuli di Kamar Mandi Masjid, Pria Asal Blora Ditangkap Warga Saat Cari Mangsa Baru

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Ilustrasi kartun penanganan kasus dugaan pencabulan remaja di Pati oleh pihak kepolisian.

Pati, Metro8.News - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur menggemparkan Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Seorang pria berusia...

Read more

Letter C Sengketa Tanah Kamseh di Muryolobo Jepara Dibuka, Ahmad Sugiyanto Soroti Dugaan Kejanggalan dan Siapkan Langkah Hukum

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Pembukaan Letter C sengketa tanah Muryolobo di Balai Desa Muryolobo, Jepara, dihadiri pemerintah desa, unsur kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pihak terkait pada 28 Oktober 2026.

Jepara, Metro8.News - Pemerintah Desa Muryolobo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, akhirnya membuka dokumen Letter C yang berkaitan dengan sengketa tanah...

Read more

Sumpah Pemuda 2026, Junarso Ajak Generasi Muda Jepara Jaga Persatuan dan Berani Membawa Perubahan

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Drs. H. Junarso Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara dan Wakil Ketua DPRD Jepara dalam momentum Hari Sumpah Pemuda 2026.

Jepara, Metro8.News - Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026), menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan mendorong...

Read more

Beda Pilihan Jangan Bermusuhan! Pesan Tegas Petinggi Mambak Jepara di Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Pemuda Perangi Narkoba dan Taat Hukum

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Petinggi Mambak Jepara Hadi Prayitno mengajak generasi muda memerangi narkoba, menaati hukum, dan menjaga persatuan pada Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Jepara, Metro8.News - Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026 menjadi pengingat penting bagi generasi muda dan...

Read more

Bejat! Gadis 14 Tahun di Pati Diduga Diperkosa Ayah dan Kakak Tiri Selama 2 Tahun, Rekaman Video Jadi Alat Ancaman

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Konferensi pers Polresta Pati terkait kasus dugaan kekerasan seksual terhadap gadis 14 tahun yang diduga dilakukan ayah tiri dan kakak tiri selama dua tahun.

Pati, Metro8.News - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengungkap kisah memilukan. Seorang gadis berusia...

Read more

Berawal dari Candaan, Berujung Petaka! Santri di Mayong Jepara Diduga Dikeroyok 10 Teman hingga Luka Serius

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Santri Mayong Jepara diduga menjadi korban pengeroyokan 10 teman hingga mengalami luka serius dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Jepara, Metro8.News - Seorang santri di Pondok Pesantren Manbaul Ulum, Kedung Ombo, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga menjadi...

Read more

Sudah Sebulan! Gapura Pemdes dan Pagar Sekolah di Sidi Gede Jepara Rusak Ditabrak Colt TSS, Tanggung Jawab Pemilik Mobil Disorot

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Mobil Colt TSS menabrak gapura Pemdes dan merusak pagar sekolah di Desa Sidi Gede, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara.

Jepara, Metro8.News - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Colt TSS di Desa Sidi Gede, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, menjadi...

Read more

Geger Tambang Tanah Uruk di Jepara! Galian Sedalam 8 Meter, 4 Truk Dipergoki Tim Gabungan

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Geger Tambang Tanah Uruk di Jepara! Galian Sedalam 8 Meter, 4 Truk Dipergoki Tim Gabungan

Jepara, Metro8.News - Aktivitas penambangan tanah uruk di Desa Gemiring Lor, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, menjadi sorotan setelah tim terpadu...

Read more

Pengisian 2 Formasi Perangkat Desa Bandungrejo Jepara, Pemdes Tegaskan Proses Transparan dan Terbuka

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Pengisian dua formasi perangkat Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara, berlangsung transparan dan terbuka.

Jepara, Metro8.News - Pemerintah Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, membuka pengisian dua formasi jabatan perangkat desa. Proses yang berlangsung...

Read more

Miris! Motor Keluarga Diduga Digadaikan Tanpa Izin demi Judi Online, Usaha Penggadaian di Welahan Disorot, Aparat Diminta Bertindak

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Ilustrasi dampak judi online di Welahan Jepara, motor keluarga diduga digadaikan tanpa izin dan usaha penggadaian menjadi sorotan warga.

Jepara, Metro8.News - Kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya perjudian online kembali mencuat. Kali ini, warga di wilayah Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara,...

Read more
Prev Next
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2026 Metro8 News - Metro8 News Media Online Terpercaya by Metro8 News.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Jepara Hari Ini
    • Nasional
    • Daerah
    • Dunia
  • Politik
  • Teknologi
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup

© 2026 Metro8 News - Metro8 News Media Online Terpercaya by Metro8 News.