Jepara, Metro8.News – Peta politik menjelang Pemilihan Petinggi Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 mulai mengalami perubahan. Salah satu tokoh yang sebelumnya santer disebut bakal maju, H. Badrudin, resmi menyatakan mengundurkan diri dari bursa bakal calon.
Informasi tersebut dihimpun jurnalis Metro8.news pada Kamis, 23 Juli 2026. Keputusan itu disampaikan langsung oleh H. Badrudin kepada media. Ia menegaskan tidak akan melanjutkan langkahnya menuju kontestasi Pilkades Sekuro 2027.
Meski memilih mundur, H. Badrudin mengajak seluruh masyarakat tetap menjaga persatuan dan bersama-sama mendukung siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin Desa Sekuro.
“Saya mengundurkan diri. Siapa pun yang terpilih nanti, mari kita dukung bersama demi Sekuro yang lebih maju dan sejahtera,” tegas H. Badrudin.
Keputusan tersebut membuat peta persaingan politik di Desa Sekuro berubah. Sejumlah nama yang selama ini aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat kini dinilai memiliki peluang besar untuk bertarung memperebutkan kursi Petinggi Desa Sekuro.
Drs. Gunawan Amrulah, S.Pd., M.Pd.
Gunawan Amrulah hadir membawa semangat perubahan dengan menawarkan berbagai gagasan baru bagi kemajuan desa. Menurutnya, Sekuro membutuhkan inovasi di berbagai sektor agar mampu berkembang lebih cepat.
“Sekuro harus bergerak cepat dan berani berinovasi,” ujarnya.
Drs. Harmanto, M.Pd.
Harmanto dikenal sebagai figur yang mengusung kepemimpinan berintegritas, transparan, dan berpihak kepada masyarakat. Ia menyatakan siap mengabdikan diri untuk membangun Desa Sekuro melalui program-program yang nyata.
“Saya siap mengabdi sepenuh hati untuk kemajuan Desa Sekuro,” katanya.
Achmad Mundofir, S.Pd.
Nama Achmad Mundofir juga menjadi salah satu figur yang diperhitungkan. Ia mengusung semangat gotong royong dan pelayanan kepada masyarakat sebagai fondasi pembangunan desa.
“Tujuan kita satu, bagaimana Sekuro semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ungkapnya.
Petahana Siap Kembali Bertarung
Selain tiga nama tersebut, petahana juga disebut siap kembali maju pada Pilkades Sekuro 2027. Pengalaman memimpin desa serta berbagai program pembangunan yang telah berjalan menjadi modal utama untuk kembali meminta kepercayaan masyarakat.
Dengan semakin mengerucutnya nama-nama yang berpotensi maju, kontestasi Pilkades Sekuro diperkirakan akan berlangsung menarik. Masing-masing figur diyakini akan menawarkan visi, misi, serta program terbaik untuk meyakinkan masyarakat.
Meski tahapan resmi pemilihan masih cukup panjang, dinamika politik di tingkat desa mulai menunjukkan geliat. Warga Desa Sekuro pun diharapkan dapat menyikapi setiap perkembangan secara dewasa, menjaga persatuan, serta memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak, kapasitas, dan program kerja yang ditawarkan.
Pilkades bukan sekadar ajang kompetisi politik, melainkan momentum untuk menentukan arah pembangunan Desa Sekuro selama lima tahun ke depan. Karena itu, adu gagasan, integritas, dan komitmen terhadap kepentingan masyarakat diharapkan menjadi fokus utama dalam kontestasi tersebut.
M8/UCP

















