Depok, Metro8.News – Kasus penyalahgunaan narkotika kembali menggemparkan publik. Seorang sopir dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG) berinisial A ditangkap aparat kepolisian setelah kedapatan membawa sabu. Penangkapan ini terjadi di kawasan Mampang, Pancoran Mas, Kota Depok, pada Selasa, 12 Mei 2026.
Yang mengejutkan, pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan seorang penjual pecel lele berinisial D di wilayah Citayam, Tajur Halang, Kabupaten Bogor. Dari tangan D, polisi menemukan indikasi kuat adanya aliran narkotika yang mengarah ke sosok A.
Kasi Humas Polres Metro Depok, Made Budi, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, kasus ini terungkap dari pengembangan penyelidikan terhadap tersangka D.
“Iya betul, sopir MBG berinisial A ditangkap di kawasan Mampang, Pancoran Mas,” ujar Made, Selasa (12/5/2026).
Baca Juga: Misi Kemanusiaan Polres Jepara: 11 Nelayan Korban Kapal Tenggelam Berhasil Diselamatkan
Dari hasil pemeriksaan, D diketahui sebagai pengguna sabu yang mendapatkan barang tersebut dari A. Fakta itu menjadi pintu masuk bagi polisi untuk membongkar peran A dalam jaringan peredaran narkotika.
“Dari tersangka D yang kami tangkap, terungkap bahwa tersangka A ini turut menjadi kurir narkotika,” jelasnya.
Berbekal informasi tersebut, polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan lanjutan. Setelah memastikan identitas dan peran tersangka, A akhirnya diringkus tanpa perlawanan.
Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa satu paket sabu seberat 1,03 gram yang dikemas dalam plastik klip kemasan yang umum digunakan dalam peredaran narkoba.
“Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan satu paket sabu seberat 1,03 gram,” ungkap Made.
Tak hanya sebagai kurir, A juga mengakui dirinya sebagai pengguna narkotika. Hal ini semakin memperkuat dugaan keterlibatannya dalam jaringan peredaran sabu di wilayah Depok dan sekitarnya.
Hingga Selasa malam, 12 Mei 2026, tersangka A masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Tajur Halang, wilayah hukum Polres Metro Depok. Polisi juga terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika.
“Laporan masyarakat akan kami kembangkan untuk segera dilakukan penangkapan kepada pengedar narkotika,” tegas Made.
Kasus ini menjadi alarm keras bahwa peredaran narkoba kini menyasar berbagai lini kehidupan, bahkan menyusup ke sektor program sosial yang seharusnya bersih dan aman bagi masyarakat.
M8/LP6

















